Monday, July 16, 2007
Soto Madura Cak Edhi

Soto Madura Cak Edhi


Untuk urusan kuliner, kota Bandung ibarat surga bagi penikmat ragam masakan nusantara. Namun tetap saja lidah yang sudah terbiasa mengecap masakan lokal Jawa Timur-an tidak bisa tergoda aneka makanan khas Sunda. Database makanan khas Jawa Timur masih lengket di kepala dan masih menggoda untuk dirasa. Banyak macam dan nama makanan khas Jatim antara lain : Rujak Cingur, Pecel Pincuk, Soto Madura, Sate Madura, Lontong Balap, Tahu Campur Lamongan, Soto Lamongan, Sego Sambel dan lain-lain.

Di Bandung banyak ditemui pedagang kaki lima [PKL] yang berasal dari Jawa Timur. Pedagang Pecel Lele dan Ayam Goreng kebanyakan dari Lamongan. Penjual sate dan soto orang asli Madura. Kalau pedagang nasi goreng kebanyakan orang asli Kebumen, Tegal dan sekitarnya. Terakhir pas kenalan dengan orang Yogyakarta yang kerja di sentra kaos Jalan Suci [Surapati] Bandung, dia bilang kalau disana didominasi oleh orang Jawa Timur, Surabaya dan sekitarnya.

"Memang orang Jawa itu penjajah nomor dua setelah Belanda di Indonesia", mengutip kata-kata yang bernada guyon dari seorang Cornelius Helmy. Bagaimana tidak dibilang "penjajah", kalau Jawa itu adalah suku yang paling banyak ditemui ditempat perantauan semisal di kota Bandung yang notabenenya sebagai kota metropolis. Di luar pulau Jawa pun masyarakat asli Jawa banyak yang hidup merantau. Hidup Jawa.... Hahahaha......

Kembali ke soal makanan, akhir-akhir ini aku ketagihan salah satu makanan khas Jawa Timur. Yaitu Soto khas Madura yang berada di Jalan Bawean. Soto Madura Cak Edhi, begitulah yang tertulis diselembar kain spanduk yang menjadi penutup warungnya. Warung sederhana berupa gerobak PKL dan ada sebuah meja makan, disekeliling warung diberi penutup kain spanduk. Bertempat di ujung jalan Bawean, tepatnya ujung gang menurutku.... Hehehe...

Pertama kali dikenalkan dengan soto Cak Edhi oleh seorang teman yang pernah ngekost di Jalan Bawean. Dengan kebiasaan pulang kantor jam 6 pagi, setelah begadang, download, browsing, chatting dan nge-game PlayStation, perut butuh diberi asupan makanan. Diajaklah aku ke Soto Madura Cak Edhi dan cocok pula dengan seleraku terhadap makanan khas Jawa Timur itu. Alhasil, ketagihan untuk mencoba lagi keesokannya.

Dengan harga yang cukup murah meriah, satu porsi hanya Rp 4.000,-. Disediakan pula satu gelas teh tawar dan kerupuk -yang walau kita ambil lebih dari satu harganya tetep Rp 4.000,-. Dengan rasa nikmat porsi yang mengenyangkan, cocok untuk sarapan pagiku. Beberapa hari ini aku coba variasi baru dengan minta tambahan ati-ampela dan satu telor bulat. Harga tidak signifikan naik, melainkan hanya Rp 5.000,- saja. Mungkin ini yang disebut selera bos harga anak kost.... Hahahaha....

Suatu ketika dikantor pernah minta tolong Office Boy untuk belikan soto, tapi soto yang dibelinya adalah soto Bandung. Dengan rasa yang asing dan sudah kepalang dibelikan, dengan terpaksa aku santap aja soto itu meski sebenarnya gak cocok dan gak suka. Memang, kalau sudah benar-benar suka dan cinta susah sekali untuk "menduakan". Hehehehehe.....

Aku masih "cinta" makanan Jawa Timur-an.......

Labels:

posted by adhi @ 7/16/2007 06:18:00 PM  
6 Comments:
  • At Tuesday, July 17, 2007 9:38:00 AM, Blogger Tantri Nugraha said…

    Dhi...lidah JAtim nya memang syusyah tuk ditinggalkan, sama halnya duluuuuuu awal pindahan ke Jatim juga, kok makanan di SBy gk enak semuaaaaaa(ngeluh dech), tapi sejalan dengan waktu ya harus dinikmati apa yg ada di hadapan kita, akhirnya ya menyesuaikan jadinya kan enak........walau TETEB makanan Sunda lebih jauh ENAK dilidahku, heeee.......tapi lama2 juga pasti akan sesuai dg masakan Sunda(jangan lama2 Di, nanti tersisih loh jadi kurus kering ,hiiiiii)bisa2 kalo sewaktu2 balik kampung malahan masakan sunda yg di kangenin.....percaya dech,(teralami juga siy....)

     
  • At Tuesday, July 17, 2007 10:45:00 PM, Blogger nanik said…

    kalo aku sih, mo makanan Sunda, Yogya, Jawa Timuran (selain rujak cingur dan rawon--gak doyan), hayuk ajah....eh, itu soto buka jam berapa Di? jadi tertarik nyubain jugah..:D

     
  • At Tuesday, July 17, 2007 10:53:00 PM, Anonymous bu guru said…

    klo soal soto, soto kudus masih jago-nya mas

     
  • At Tuesday, July 17, 2007 11:09:00 PM, Blogger adi-wiyono said…

    @ Mbak Tantri : Makanan Sunda enak2 koq Mbak... Tapi masih asing dilidahku.. hehehe..

    @ Nanik : Soto itu bukanya dari jam 6 Pagi ampek siang. Lha rujak karo rawon iku enak je... koq gak gelem.. Hahahahaha...

    @ Bu Guru : Jadi pengen coba gimana rasanya soto Kudus.. :D Makasih....

     
  • At Wednesday, July 18, 2007 4:57:00 PM, Anonymous Anonymous said…

    selamat ya mas...

     
  • At Friday, July 20, 2007 6:12:00 PM, Blogger noah said…

    wah dhiii tar pas ke bandung lo jd guide makanan yak..hmmm jadi pengen coto nch.

     
Post a Comment
<< Home
 
 
About Me


Name: adhi
Home:
About Me:
See my complete profile

Previous Post
Archives
Links
Template by
Free Blogger Templates